Dashboard Utama & Target Capaian
👤 Siswa belum masuk
⏱ 135:00
MPI-ASSESS • VERSI KELAS

Identitas belajar disimpan otomatis di perangkat ini.

Isi identitas sebelum memulai agar jawaban, progres, dan hasil diagnostik dapat ditautkan ke peserta didik. Jawaban, progres, kelompok, canvas, refleksi, exit ticket, dan bukti asesmen disinkronkan ke database cPanel secara otomatis saat koneksi tersedia.

UPTD SMKN 1 TABULAHAN • MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF

Peluang Usaha Jasa dan Produk Layanan TJKT

Gunakan teknologi untuk membaca masalah nyata, menemukan kebutuhan pengguna, menghitung kelayakan sederhana, lalu merancang peluang usaha yang dapat diuji.

Dasar-Dasar TJKTKelas X • Fase E3 JP / 135 MenitPBL + Pembelajaran Mendalam

🧭 Kompas Belajar Saya

Apa yang harus saya kuasai hari ini?

🗺️ Cara menggunakan MPI hari ini

MPI ini bukan kumpulan soal yang dikerjakan sendiri dari awal sampai akhir. Alurnya adalah Individu mengamati → Kelompok menyelidiki → Kelompok membuat keputusan → Individu merefleksi. Ikuti tombol Lanjut → agar setiap tahap menghasilkan produk untuk tahap berikutnya.

📘

Mata Pelajaran

Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

🧩

Elemen

Wawasan Dunia Kerja dan Perkembangan Teknologi di Bidang TJKT

⏱️

Alokasi

3 JP / 135 Menit

🎯

Model

Problem Based Learning + Pembelajaran Mendalam

🎓 Capaian Pembelajaran

Menganalisis dan memetakan ragam peluang usaha jasa dan produk layanan teknologi informasi.

🎯 Tujuan Pembelajaran

  • TP 1. Mengenal bidang usaha nyata di lingkungan TJKT.
  • TP 2. Mengidentifikasi kebutuhan pasar terhadap jasa TJKT.
  • TP 3. Menganalisis potensi keuntungan dan modal usaha TJKT.

🗺️ Peta Alur Petualangan Belajar

🧭01
Pendahuluan
🎬02
Masalah
👥03
Tim
🔎04
Penyelidikan
🧩05
Karya
🧠06
Refleksi
🎫07
Exit Ticket
🧪DiagnostikBelum dikerjakan4 soal • otomatis
🧩Produk KelompokBelum dimulaiPeran + penyelidikan + kanvas
🧠Refleksi IndividuBelum diisi5 pertanyaan metakognitif
🎫Exit TicketBelum dikirimTransfer pembelajaran

🚀 Siap menguji cara berpikirmu?

Kuis ini bukan nilai akhir. Tujuannya memetakan kesiapan awal sebelum penyelidikan.

Catatan Guru: Gunakan hasil diagnostik untuk menentukan intensitas scaffolding. Hasil tidak menjadi nilai akhir.
PBL 1 • ORIENTASI MASALAH • ±15 MENIT

Koridor Masalah

Peluang usaha tidak dimulai dari alat. Peluang usaha dimulai dari masalah. Amati kasus RT/RW Net, lalu pisahkan apa yang benar-benar diketahui dari apa yang masih perlu dibuktikan.

👤 MODE PBL 1: INDIVIDU🎯 Kelompok BELUM dibentuk pada tahap ini

🎯 Instruksi PBL 1 — Orientasi Masalah

  1. Amati video secara pribadi. Setiap siswa mencatat satu hal yang benar-benar terlihat dan satu hal yang menurutnya masih perlu dibuktikan.
  2. Jawab pertanyaan pemantik secara pribadi. Siswa memikirkan: jasa apa yang ditawarkan, siapa pengguna, masalah apa yang terlihat, dan data apa yang masih dibutuhkan.
  3. Diskusi klasikal dipandu guru. Guru meminta beberapa siswa menyampaikan hasil pengamatan. Guru menuliskan/menginput contoh jawaban pada MPI sebagai hasil sintesis kelas.
  4. Belum ada kerja kelompok. Kelompok baru dibentuk pada Layar 3 — Tim & Kolaborasi (PBL 2). Setelah kelompok terbentuk, hasil pengamatan PBL 1 digunakan sebagai titik awal penyelidikan.

🎬 Stimulus Video — Usaha RT/RW Net

↗ Buka Video YouTubeJika internet tidak tersedia, lanjutkan dengan narasi kasus pada Layar 4.

👀 Think — Notice — Wonder

👤 Jawaban awal setiap siswa → guru memilih beberapa contoh untuk dibahas

Apa yang saya lihat?

Apa yang saya pikirkan?

Apa yang ingin saya ketahui?

🧠 Papan Identifikasi Masalah

👤 HASIL SINTESIS KELAS. Guru memandu siswa membedakan fakta, dugaan, dan kebutuhan pasar. Papan ini belum menjadi produk kelompok.

🟦 Fakta yang Terlihat

🟨 Dugaan / Asumsi

🟩 Kebutuhan Pasar Nyata

🟪 Perlu Validasi

📌 Hasil PBL 1: kelas memiliki gambaran awal masalah, calon pengguna, dan pertanyaan yang masih perlu dibuktikan. Setiap siswa juga memiliki catatan pengamatan pribadi. Produk kelompok baru dimulai pada PBL 2.
Uji bukti: Fakta = ada bukti dari sumber. Asumsi = dugaan yang belum terbukti. Kebutuhan = masalah pengguna yang dapat menjadi dasar layanan. Perlu validasi = belum dapat diputuskan sebelum memperoleh data.
Kalimat guru: “Simpan hasil pengamatan kalian. Sekarang kita belum membentuk kelompok. Setelah ini kita masuk PBL 2, baru kalian membentuk kelompok, membagi peran, dan membawa hasil pengamatan ini menjadi titik awal penyelidikan.”
PBL 2 • ORGANISASI KELOMPOK • ±10 MENIT

Dashboard Manajemen Kolaborasi

Di layar ini kelompok tidak mencari jawaban baru. Kelompok membagi tugas agar penyelidikan pada Layar 4 berjalan terarah dan menghasilkan satu keputusan usaha bersama.

👥 MODE: KELOMPOK🎯 Target: setiap anggota punya tugas nyata

🚦 Tugas kelompok pada layar ini

  1. Beri nama kelompok dan isi nama anggota.
  2. Pilih 1 orang untuk setiap peran. Satu anggota tidak memegang dua peran jika anggota berjumlah 5.
  3. Baca tugas peran masing-masing. Peran bukan sekadar jabatan: hasil kerja peran akan dipakai pada Layar 4.
  4. Buat kesepakatan cepat: peluang apa yang akan diselidiki? Jika belum yakin, pilih berdasarkan masalah pada Layar 2.

👥 5 Peran Kerja Kelompok

Pilih anggota sesuai tugas

🧩 Peta Konsep 60 Detik — Kesepakatan Awal

Ketua memandu. Semua anggota memberi satu ide. Pencatat menulis hasil kesepakatan. Tidak perlu sempurna; ini hanya peta awal sebelum penyelidikan.

MASALAH
PENGGUNA
SOLUSI
TEKNOLOGI
NILAI
VALIDASI
PENDAPATAN
KEPUTUSAN
📌 Produk PBL 2: kelompok sudah memiliki nama kelompok, pembagian 5 peran, peluang yang akan diselidiki, dan kesepakatan awal. Setelah ini langsung masuk ke penyelidikan.

📄 LKPD Digital Kelompok

MPI ini menyimpan pekerjaan kelompok secara lokal. Gunakan tombol di bawah untuk mencetak/menyimpan hasil jika diperlukan.

Fokus guru: pastikan analis pasar memegang bukti kebutuhan, analis biaya memegang data numerasi, dan penyaji memahami seluruh keputusan tim.
PBL 3 • PENYELIDIKAN MENDALAM • ±40 MENIT

Ruang Penyelidikan

Jantung pembelajaran mendalam: baca kasus, tandai bukti, eksplorasi peluang, hitung simulasi, lalu ubah angka menjadi keputusan.

👤 Baca/beri tanda: setiap anggota👥 Jawaban HOTS + numerasi + transfer: kelompok

🔬 Alur PBL 3 — Siapa mengerjakan apa?

  1. Literasi (±10 menit): semua anggota membaca. Masing-masing mencari bukti sesuai peran; pencatat merangkum.
  2. HOTS (±10 menit): diskusikan 7 pertanyaan di bawah. Jawaban yang dimasukkan ke MPI adalah jawaban kelompok.
  3. Eksplorasi (±5 menit): kelompok membuka kartu peluang dan memilih peluang yang paling realistis.
  4. Numerasi (±10 menit): analis biaya memasukkan angka; anggota lain menafsirkan hasil. Kelompok menulis keputusan, bukan hanya angka.
  5. Transfer (±5 menit): kelompok menghubungkan kasus dengan kondisi Tabulahan.

📖 Zona Literasi — Strategi Membaca Bersama

🟦 F = Fakta🟩 N = Kebutuhan🟨 T = Teknologi🟪 B = Bukti Bisnis🟥 R = Risiko/Validasi

Kisah: Dari Jaringan Lingkungan Menjadi Layanan RT/RW Net

Di sebuah lingkungan permukiman, kebutuhan akses internet dapat mendorong munculnya layanan jaringan yang menjangkau beberapa pelanggan di sekitar wilayah tersebut. Dalam konteks RT/RW Net, penyedia layanan perlu memikirkan lebih dari sekadar membuat koneksi internet dapat digunakan. Mereka perlu merancang jaringan, memilih perangkat, mengatur pelanggan, menjaga kualitas layanan, dan mempertimbangkan kemampuan teknis serta kemampuan keuangan.

Dari sisi teknologi, jaringan dapat menggunakan router untuk mengatur lalu lintas dan koneksi, access point untuk menghubungkan pelanggan melalui jaringan nirkabel, serta media transmisi yang sesuai dengan jarak dan kondisi lokasi. Pada jarak tertentu, distribusi dapat membutuhkan media yang berbeda. Artinya, pilihan perangkat harus mengikuti kebutuhan teknis dan kondisi lapangan, bukan sekadar memilih perangkat yang paling mahal.

Dari sisi layanan, pelanggan mengharapkan koneksi yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Ketika terjadi gangguan, penyedia harus melakukan troubleshooting dan maintenance. Jika kualitas koneksi menurun atau perangkat bermasalah, penyedia perlu merespons, menemukan penyebab, melakukan perbaikan, dan memastikan layanan kembali berjalan.

Dari sisi bisnis, penyedia harus memikirkan pangsa pasar, biaya perangkat, biaya operasional, jumlah pelanggan, harga layanan, kualitas layanan, dan risiko. Materi TJKT yang menjadi rujukan video menekankan bahwa bisnis RT/RW Net perlu memperhatikan aspek pasar dan regulasi. Karena itu, kemampuan jaringan perlu dipadukan dengan kemampuan membaca kebutuhan pelanggan dan mengelola usaha secara bertanggung jawab.

Pelajaran penting bagi siswa TJKT adalah bahwa kompetensi teknis dapat menjadi dasar peluang usaha, tetapi peluang yang layak harus dimulai dari kebutuhan nyata pengguna. Sebelum mengeluarkan modal, calon pelaku usaha perlu bertanya: siapa pelanggan saya, masalah apa yang mereka alami, solusi apa yang saya tawarkan, berapa biaya yang diperlukan, berapa harga yang masuk akal, dan risiko apa yang harus dikendalikan?

🔍 Pertanyaan HOTS — Diskusi Kelompok

Jawab setelah membaca kasus. Setiap anggota menyumbang alasan; pencatat memasukkan jawaban akhir kelompok.

8. Apa kebutuhan pengguna yang dapat menjadi dasar munculnya layanan jaringan?
9. Perangkat/kompetensi TJKT apa yang tampak relevan?
10. Mengapa kemampuan teknis saja belum cukup untuk menjadikan jaringan sebagai usaha?
11. Data apa yang perlu dikumpulkan sebelum menetapkan harga layanan?
12. Jika pelanggan lebih sedikit dari perkiraan, komponen apa yang perlu ditinjau ulang?
13. Mana fakta dan mana yang masih perlu divalidasi di lingkungan kita?
14. Jika kasus terjadi di Tabulahan, peluang usaha TJKT apa yang paling realistis dikembangkan terlebih dahulu? Jelaskan dengan bukti.

🃏 Zona Eksplorasi — 10 Flip-Cards Peluang Usaha TJKT

👥 Kelompok: buka beberapa kartu, bandingkan, lalu pilih 1 peluang

🎯 Keputusan Sementara Kelompok

Pilih satu peluang untuk dianalisis lebih lanjut. Pilihan ini boleh direvisi setelah melihat angka dan risiko.

💰 Zona Numerasi — Simulator Bisnis

👥 Kelompok • Analis biaya memimpin, semua anggota menafsirkan

ANGKA → MAKNA → KEPUTUSAN

Total PendapatanRp0
Biaya LangsungRp0
Margin / PelangganRp0
Selisih SederhanaRp0
BEP Modal0 pelanggan

🧠 Apa arti angka ini?

Masukkan angka lalu klik simulasi. Ingat: simulasi sederhana bukan jaminan usaha pasti untung karena biaya lain dan risiko masih harus divalidasi.

➡️ Wajib tulis keputusan kelompok: Apakah simulasi ini layak diuji lebih lanjut? Mengapa? Data/biaya apa yang masih belum masuk?

🌍 Transfer ke Tabulahan — Keputusan Kelompok

Semua isian di bagian ini adalah produk kelompok. Gunakan bukti dari video, kasus, kartu peluang, dan simulasi angka.

Scaffolding A: mulai dari tempat → masalah teknologi → pengguna → kartu peluang. B: mulai dari 1 pelanggan lalu 5. C: bandingkan dua harga, margin, risiko, dan bukti pasar.
PBL 4 • PENGEMBANGAN KARYA • ±30 MENIT

Studio Kanvas Usaha

Kamu tidak sedang membuat ide yang sekadar terlihat keren. Kamu sedang membuat solusi yang punya pelanggan, bukti, angka, risiko, dan langkah validasi.

👥 MODE: KELOMPOK🎤 Produk akhir: Business Canvas + mini-pitch

🛠️ Tugas PBL 4 — Ubah hasil penyelidikan menjadi rencana usaha

  1. Isi 10 kolom kanvas berdasarkan hasil Layar 2–4. Jangan membuat ide baru yang tidak didukung bukti.
  2. Ketua memandu keputusan; analis pasar memastikan pelanggan/bukti; analis biaya memastikan angka; pencatat mengisi; penyaji menyiapkan pitch.
  3. Tandai minimal 1 bagian yang belum terbukti dan tuliskan cara validasinya.
  4. Presentasikan ide dalam 60–90 detik. Kelompok lain memberi 2 Stars + 1 Question.

🧩 Kanvas Rencana Usaha TJKT — 10 Kolom

Arahkan kursor ke ? untuk panduan.

🎤 Mini-Pitch — Catch the Time

WAKTU PITCH
90
Siap memulai.

Struktur Pitch

  1. Masalah
  2. Pelanggan
  3. Bukti
  4. Solusi
  5. Teknologi
  6. Pendapatan
  7. Hal pertama yang divalidasi

⭐ Peer Feedback Digital — 2 Stars + 1 Question

Feedback Masuk

Belum ada feedback.

Indikator guru: kelompok mampu menghubungkan masalah → bukti → solusi → teknologi → nilai → monetisasi → uji.
PBL 5 • EVALUASI METAKOGNITIF + PENUTUP

Apa yang Berubah dalam Cara Berpikir Saya?

Refleksi bukan sekadar “suka/tidak suka”. Jelaskan perubahan asumsi, data yang memengaruhi keputusan, dan apa yang masih harus divalidasi.

👤 REFLEKSI: INDIVIDU👥 Sebelum refleksi: dengarkan keputusan akhir kelompok

🪞 Aturan PBL 5

  1. Kelompok menyampaikan keputusan akhirnya.
  2. Setelah itu setiap siswa menjawab refleksi dengan pemikiran sendiri; jangan menyalin jawaban teman.
  3. Exit Ticket juga diisi secara individu. Papan kelas digunakan untuk melihat keragaman ide seluruh siswa.

🧠 Cermin Pemikiran

PENUTUP • EXIT TICKET • ±10 MENIT

🎫 Exit Ticket — Bukti Belajar Saya

Jawab secara individu. Gunakan hasil penyelidikan, angka, risiko, dan keputusan yang telah dibuat. Ini menjadi bukti transfer pembelajaran.

👤 MODE: INDIVIDU📌 Produk akhir pembelajaran

📝 Sebelum mengirim

Pastikan jawabanmu menunjukkan hubungan masalah → kebutuhan → pelanggan → solusi → angka → risiko → validasi. Hindari jawaban satu kata.

Kirim ringkasan singkat. Setelah dikirim, kartu akan muncul di papan kelas dan tersimpan di browser.

🖥️ Papan Sticky Notes Digital

🎯 Konklusi Pembelajaran

Teknologi → Masalah → Kebutuhan → Pelanggan → Bukti → Solusi → Biaya → Pendapatan → Risiko → Validasi

Tidak semua ide otomatis menjadi usaha yang layak. Peluang yang baik harus dibuktikan dengan kebutuhan nyata, data, perhitungan yang masuk akal, pengelolaan risiko, dan validasi awal.

📊 Hasil & Kelengkapan Belajar

🧪Diagnostik—4 soal otomatis
🔎Penyelidikan—HOTS + numerasi + transfer
🧩Kanvas—10 komponen
🧠Refleksi—5 pertanyaan individu

📌 Catatan Penilaian

Persentase di bawah adalah kelengkapan bukti belajar, bukan pengganti penilaian kualitas jawaban. Guru tetap dapat menilai kualitas argumentasi, kolaborasi, kreativitas, numerasi, dan validasi.

MPI-ASSESS • KELENGKAPAN

Belum dihitung

Lengkapi identitas, diagnostik, penyelidikan, kanvas, refleksi, dan exit ticket.

0%

👨‍🏫 Penilaian Guru

Penilaian kualitas tidak dilakukan oleh siswa. Setelah pembelajaran dikirim, guru akan memberikan skor melalui Dashboard Guru berdasarkan bukti belajar, produk kelompok, mini-pitch, numerasi, risiko, validasi, komunikasi, dan kolaborasi.

🏁 Kamu Telah Menyelesaikan Petualangan Belajar

☑ Mengenali peluang usaha TJKT
☑ Mengidentifikasi kebutuhan pasar
☑ Memisahkan fakta dan asumsi
☑ Membaca data
☑ Menghitung simulasi
☑ Menyusun kanvas
☑ Melakukan pitch
☑ Memberi feedback
☑ Merefleksikan cara berpikir
MPI-ASSESS • RINGKASAN

Semua bukti belajar tersusun dari proses, bukan hanya nilai.

Diagnostik → pengamatan → penyelidikan → numerasi → kanvas → feedback → refleksi → exit ticket.

0%